Sabtu, 03 September 2022

Menjadi Yang Terbaik Dimatanya (Meski Sulit) #2

Bagimana menjadi yang terbaik? Iya betul dengan mencintainya sepenuh hati. Meski akhirnya tdak bersama atau berjodoh tapi kita akan selalu mendapat tempat terindah dihatinya heheh.. Kita akan selalu mencintainya dengan setulus hati, setia disampingnya, Mendengarkan segala kelukesahnya karna begitulah memang adanya perempuan dia tidak butuh teori2nya kita, tidak butuh adu kepintaran cukup dengarkan, karena terkdang mereka tidak butuh jalan keluar dari masalah yang dihdapinya, tapi mereka hanya ingin didengar. Meski pada akhirnya kita tersadar dia bukan cinta sejatinya kita.


Apa pun yang kita lakukan sekalipun itu baik, mungkin belum tentu baik menurut mata orang lain atau Si Dia wkwkw. Tapi, ini bukan alasan untuk behenti berbuat baik, bukan? Karena kenapa berbuat baik Dan kebaikan adalah fitrah dasarnya kita sebagai manusia, mungkin saat ini dia tidak tersentuh dengan apa yang kita lakukan untuknya tapi percayalah suatu saat dia akan menyadari Bahwa semua yang kita lakukan itu tulus

"Sebaik baiknya kita, kita Tidak akan pernah bisa membahagiakan semua orang, karena tidak ada yang bisa mengubah sesorang kecuali dirinya sendiri"

Pernahkah kita mencampakkan seseorang Yang begitu baik dan tulus meski hanya sekali? Beberapa tahun kemudian tanpa sengaja sosok tersebut terlintas dipikiran dan hatimu? Akhirnya dalam renungan itu kita menyadari bahwa dia adalah orang yang terbaik. Ohh tentu inu akan emnjadi penyesalan yang sangat dalam, apalagi kalau si dia telah bahagia bersama orang lain, Dan kita tidak dapa memutar waktu. 

"Sering kita melewatkan cinta sejati hanya untuk mencoba mencari yang terbaik atau mencari yang lebih dari apa yang kita miliki saat ini, walaupun kita akhirnya tersadar Bahwa ia yang dalu bersama kita tetaplah menjadi yang terbaik dihati"

Begitu banyak orang yang pernah mengalami seperti ini, orang orang yang tulus dicampakkan, ditinggalkan, Tidak dianggap, dan bisa jadi akan menjadi  penyesalan serta kenangan terindah bagi mereka yang meninggalkan. 

Kita Yang selalu menyeka air matanya, Kita yang selalu membasuh keringatnya, Kita yang selalu memeluknya saat rapuh. Sangat mustahil jika hatinya tidak menyimpan kenangan luar biasa tersebut. Iya... Mungkin beberapa saat Ia dapat melupakannya dan terus mencoba untuk melupakan, tapi hati dan pikiran tidak semudah itu untuk melupakan. Karena segala cinta yang diberikan secara tulus akan selalu terpati dalam hatinya..